
Menkomdigi: Digitalisasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Transformasi digital kini menjadi salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa digitalisasi telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional, terutama berkat kontribusi besar sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang semakin terhubung dengan ekosistem digital.
Dalam acara Indonesia Summit 2025 di Jakarta Selatan, Meutya mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 tercatat sebesar 5,03 persen dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp22.139 triliun. Angka tersebut, menurutnya, tidak lepas dari peran besar ekonomi digital, khususnya melalui UMKM yang berhasil beradaptasi dengan teknologi.
“Indonesia tahun 2024 pertumbuhan ekonominya 5,03 persen dengan PDB Rp22.139 triliun, dan di balik angka ini kita melihat peran besar dari ekonomi digital, khususnya UMKM yang semakin terdigitalisasi,” ujar Meutya.
UMKM dan Peran Perempuan

Meutya menekankan bahwa UMKM memiliki peranan vital dalam akselerasi ekonomi digital. Menariknya, lebih dari 60 persen pelaku UMKM berasal dari kalangan perempuan, yang terbukti mampu cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.
Ia menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku UMKM, terutama perempuan, yang telah mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan usaha mereka, tetapi juga berkontribusi signifikan pada perekonomian nasional.
“Saya selalu salut setiap kali bertemu dengan ibu-ibu di daerah yang menjalankan UMKM. Mereka cepat sekali beradaptasi menjadi UMKM digital dan kemudian mendongkrak ekonomi,” tambah Meutya.
Adopsi Digital yang Tumbuh Mandiri
Pemerintah memang memberikan dukungan berupa pelatihan dan fasilitasi agar UMKM bisa lebih mudah masuk ke ekosistem digital. Namun, Meutya mengakui bahwa sebagian besar UMKM beralih ke platform digital secara mandiri. Hal ini memperlihatkan tingginya semangat adaptasi dan kemandirian para pelaku usaha.
Situasi tersebut juga menjadi dasar keyakinan pemerintah bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 akan tetap terjaga di atas 5 persen, seiring dengan semakin luasnya penerapan teknologi digital di sektor UMKM.
QRIS Jadi Pendorong Utama
Salah satu contoh nyata transformasi digital adalah penerapan sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Data terbaru menunjukkan 32,7 juta pelaku usaha di seluruh Indonesia kini telah menggunakan QRIS, dengan nilai transaksi mencapai Rp42 triliun.
Metode pembayaran digital ini tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas. Pedagang tradisional yang sebelumnya bergantung pada transaksi tunai kini dapat menjangkau konsumen digital, termasuk generasi muda yang terbiasa dengan pembayaran nontunai.
“Dengan metode pembayaran digital ini, pedagang tradisional kini bisa mengakses pasar yang lebih luas, termasuk konsumen generasi digital,” jelas Meutya.
Tantangan Transformasi Digital
Meski membawa banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan yang perlu diantisipasi. Menkomdigi menyebut sejumlah isu yang masih menjadi perhatian, seperti:
- Penipuan daring (online fraud),
- Konten negatif,
- Ujaran kebencian di ruang digital.
Menurut Meutya, keberadaan tantangan ini justru menjadi dorongan untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih matang, aman, dan bijak. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat regulasi sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu menghadapi risiko tersebut.
“Transformasi digital bukan konsep abstrak. Semua ada buktinya, ada ceritanya, baik secara global, regional, nasional, bahkan individu per individu mengalami ceritanya masing-masing terkait adopsi transformasi digital,” ujarnya.
Harapan ke Depan
Melihat capaian saat ini, pemerintah optimistis bahwa digitalisasi akan semakin memperkokoh struktur ekonomi nasional di masa depan. UMKM sebagai tulang punggung perekonomian diprediksi akan terus berkembang seiring dengan dukungan infrastruktur digital, akses pembiayaan, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi daring.
Selain itu, peran perempuan dalam ekosistem UMKM digital diharapkan semakin kuat. Keberhasilan para pelaku usaha perempuan yang mampu beradaptasi cepat menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Kesimpulan
Transformasi digital telah menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kontribusi UMKM, terutama yang didominasi oleh perempuan, terbukti mampu mempercepat adaptasi ke ekosistem digital. Keberhasilan implementasi QRIS juga menunjukkan bagaimana teknologi bisa mengubah pola transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku usaha tradisional.
Meskipun tantangan seperti penipuan dan konten negatif masih ada, pemerintah yakin ekosistem digital Indonesia akan semakin matang. Dengan dukungan inovasi, kebijakan, dan semangat adaptasi dari para pelaku usaha, digitalisasi akan terus menjadi tulang punggung dalam memperkuat ekonomi nasional di tahun-tahun mendatang.
Ingin terus update tentang informasi digital lainnya? Temukaan inspirasi teknologi harian di instagram @wesclic dan lihat bagaimana inovasi mendorong industri bergerak lebih maju.
Bila tertarik menerapkan solusi digital serupa, webklik juga menyediakan layanan pembuatan website professional yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis atau instansi anda hubungi langsung kami di WhatsApp untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi layanan.
Read More
Terobosan MIT: Alat AI Baru Otomatiskan Annotasi Citra Medis, Mempercepat Inovasi Klinis
alya 30/09/2025 0Cambridge, 2025 – Institut Teknologi Massachusetts (MIT) kembali menghadirkan gebrakan di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan meluncurkan sebuah alat AI revolusioner yang dirancang untuk…
Teknologi AI & Regulasi di Indonesia: Harmonisasi Perpres AI Segera Dilakukan untuk Masa Depan Digital yang Aman
alya 30/09/2025 0Jakarta, 2025 Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam beberapa tahun terakhir telah membawa…
PBB Bahas AI dalam Sidang Keamanan Global: Menimbang Antara Peluang dan Risiko
alya 30/09/2025 0New York, 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kembali menjadi sorotan utama dunia internasional. Dalam sidang…
Ledakan Investasi Infrastruktur AI: Triliunan Rupiah Digelontorkan, Tapi Kapan Baliknya?
alya 30/09/2025 0Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) saat ini menjadi “bintang utama” dalam dunia teknologi global. Hampir setiap…
Gemini Robotics 1.5: Terobosan DeepMind yang Membuat Robot Mampu “Berpikir” Sebelum Bertindak
alya 30/09/2025 0Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin hari semakin mengagumkan. Setelah model bahasa besar (large language…
Categories
- Business (158)
- Company Profile (3)
- Developer Connect (126)
- HR and L&D (23)
- Human Reasearch and Development (15)
- Landing Page (2)
- Marketing (31)
- Media Relations (72)
- News (53)
- Public Relations (48)
- Story (8)
- technology (1)
- Technology (813)
- Tips and Trick (74)
- Toko Online (2)
- Uncategorized (58)
- Video & Tips (13)
- Wesclic (77)
Popular Tags